Sahabat dan adik-adik saya yang berhak untuk memutuskan bagi kebahagiaannya.Saya biasanya positif, tapi saya paling ngeri mendengar seseorang bersedia menikahi orang berkebiasaan buruk, dengan alasan cinta dan keyakinan bahwa orang bisa berubah.
Bukti telah banyak membuktikan kebalikan dari yang diharapkan. Maka, janganlah memutuskan untuk menjudikan hidup berdasarkan rasa mabuk cinta yang sangat sementara itu.
Lalu, bagaimana jika sudah terlanjur salah? Cobalah pikirkan yang ini.
Orang yang berani mengkhianati janji suci pernikahannya, pasti karena merasa aman bahwa pasangannya adalah orang yang lemah, yang tidak akan mampu menghukumnya dengan tegas. Saya, selain tidak ada niat untuk berkhianat, masing-masing dari kami tahu pasti bahwa kami tidak akan memaafkan pengkhianatan, apa pun alasannya, walaupun ada anak atau tidak.
Kesabaran memang tidak ada batasnya, tapi pengkhianatan pernikahan adalah masalah pelanggaran kehormatan dan penistaan hak bagi kehidupan yang baik. Sehingga, kita bisa melanjutkan kesabaran dengan pasangan yang mengkhawatirkan, atau melanjutkan kesabaran dalam kemadirian yang lebih bebas memilih. Jiwa yang dinistai dan tetap memaafkan, adalah jiwa yang sangat mulia karena besarnya keikhlasan dalam mengupayakan perbaikan, sambil mengabaikan adanya kemungkinan baik pada pilihan yang lain. Jiwa yang dinistai dan memutuskan akhir dari hubungan, tetap bisa memaafkan dan memilih untuk memantaskan diri bagi kehidupan dan belahan jiwa yang lebih baik, sambil menjunjung tinggi hak untuk berbahagia yang dianugerahkan oleh Tuhan.
Maka, adik-adikku yang masih panjang masa depannya, Putuskanlah yang baik bagimu, atau engkau tak baik bagi siapa pun. (Mario Teguh)
Blog ini hanya kepingan puzzle kehidupan, dimana langkah bercampur dengan irama, senada dengan kisah, seindah lukisan hati yang tak pernah berhenti untuk mencari, menikmati dan berbagi. Just an extraordinary life…
Rabu, 05 Oktober 2011
Jumat, 09 September 2011
Who I am?.. What I am?..
Life.. lagi-lagi about Life..
4 letters which represent thousand words
Wise man said: Kita akan menjadi seperti apa yang kita pikirkan
Is it true?...
Yaah moral of the line mungkin apa yang kita inginkan, niatkan, itu akan menjadi doa yang mendekatkan kita pada kenyataan yang kita harapkan. Tapiii..banyak juga hal yang terjadi dalam hidup ini diluar kehendak dan kuasa kita sebagai manusia
Nowadays, many people are not feel satisfy with what they have, what they are.. I often feel that way.. But then I've realized that we can't stay that way, dude! C'mon, banyak hal indah di dunia ini. I often encourage myself that, there's a rainbow after the rain, there's a heal after the pain, there's a water after fire, if we can enjoy it and take it by the bright side. Coz it makes life easier..
Minggu, 07 Agustus 2011
Dream for Real
Manusia terlahir bagai selembar kertas putih. Kehidupan adalah sekolah yang nantinya berperan dalam menentukan warna yang dilukiskan pada kertas putih itu. Mungkin Hijau, Biru, Kuning, Merah, Hitam bahkan Abu-abu.
Tidak ada 'kebetulan' di dunia ini, hmm benarkah?.. In my humble opinion, tidak ada kebetulan yang mutlak. Everything come for a reason. Dan manusia mampu untuk mengubahnya.
Aku mampu berpikir dan bertindak, namun banyak hal terjadi diluar batas kemampuanku. Ahh, itu hanyalah lisan yang berdalih dari kenyataan, just say it! "Aku terbawa emosi dan perasaan sehingga melakukan hal diluar garis batas", "Aku mementingkan perasaan dibandingkan logika" seru nuraniku. Lidahku bermonolog dengan hatiku malam itu. Kuberjalan menyusuri jalan setapak yang suram, ya, hanya aku dan kelam malam. Bahkan suara jangkrik pun seakan enggan menemani kekusutan pikiran dan perasaanku. Kaki ini seakan bergerak atas titahnya sendiri, terus berjalan hingga tak ada lagi bumi yang dipijak. "Tok..tok..tok..", aku pun dikagetkan oleh suara ketokan pintu. Ya Allah, ternyata tadi aku tertidur.
Tidak ada 'kebetulan' di dunia ini, hmm benarkah?.. In my humble opinion, tidak ada kebetulan yang mutlak. Everything come for a reason. Dan manusia mampu untuk mengubahnya.
Aku mampu berpikir dan bertindak, namun banyak hal terjadi diluar batas kemampuanku. Ahh, itu hanyalah lisan yang berdalih dari kenyataan, just say it! "Aku terbawa emosi dan perasaan sehingga melakukan hal diluar garis batas", "Aku mementingkan perasaan dibandingkan logika" seru nuraniku. Lidahku bermonolog dengan hatiku malam itu. Kuberjalan menyusuri jalan setapak yang suram, ya, hanya aku dan kelam malam. Bahkan suara jangkrik pun seakan enggan menemani kekusutan pikiran dan perasaanku. Kaki ini seakan bergerak atas titahnya sendiri, terus berjalan hingga tak ada lagi bumi yang dipijak. "Tok..tok..tok..", aku pun dikagetkan oleh suara ketokan pintu. Ya Allah, ternyata tadi aku tertidur.
Spiritual Movement
Banyak hal yang menginspirasiku hari ini, sebagai seorang ibu, istri, pegawai, actually masih banyak hal lain yang bisa dilakukan. Banyak karya yang bisa dibuat, entah untuk memuaskan orang lain atau hanya kepuasan diri sendiri. Banyak cara untuk menghasilkan apa yang diinginkan, cinta, cita, citra.
"Why don't you have wings to fly with, like the swallow so proud and free", said Joan Baez
"Mari berkarya dalam puisi dan lagu, musik dan tari, layar perak, panggung gerak, adalah tempat kita, insan dunia.. Ekspresikan diri", said Titi DJ
"Yes, there were times, I'm sure you knew, When I bit off more than I could chew. But through it all, when there was doubt, I ate it up and spit it out. I faced it all and I stood tall, and did it my way", said Frank Sinatra
Yes, the time has come..
"Why don't you have wings to fly with, like the swallow so proud and free", said Joan Baez
"Mari berkarya dalam puisi dan lagu, musik dan tari, layar perak, panggung gerak, adalah tempat kita, insan dunia.. Ekspresikan diri", said Titi DJ
"Yes, there were times, I'm sure you knew, When I bit off more than I could chew. But through it all, when there was doubt, I ate it up and spit it out. I faced it all and I stood tall, and did it my way", said Frank Sinatra
Yes, the time has come..
Senin, 18 Juli 2011
The Proposal
Alhamdulillah.. Akhirnya acara lamaran adikku bisa terlaksana dengan baik, ditengah 'ketegangan' yang terjadi hehe..
-Minggu, 17 Juli 2011-
Pagi itu salah satu rumah di bilangan Duren Vila, Ciledug terlihat ramai..jiahh bahasanya lebay sangat..wkwkwk
Ok, let's start..
My sister gonna be proposed today.. Sedikit flashback.. Icha 'n Arie kenal sekitar 4 Tahun lalu (kalau gak salah, hehe..). Hubungan terjalin saat mereka sama-sama kuliah di Bandung. Arie kuliah S2 Teknik Goefisika ITB, dan Icha S1 di Fisip Unpad. Hubungan pun terus berlanjut sampai Arie lulus, Icha Lulus, Arie kerja, Icha kerja ^_^
Sampai akhirnya datang juga waktu yang ditunggu-tunggu. Arie bersama keluarga besarnya datang melamar Icha. Banyak keluarga kami yang hadir saat itu, yang akan aku sebutkan satu persatu (tanpa titel tentunya) hehe. Ada Papa, Ibu, Teteh, K'Latif, A'a, Ninil, A'Yadi, Aku, Didi, Vey, Nisa, Sary, Aya, Syifa, Syauqi, nah semua ini hanya keluarga inti. Keluarga besarnya terlalu besar untuk disebutkan satu per satu. Acara berlangsung lancar, yang dimulai dari Pembukaan, Pembacaan do'a, Sambutan dari pihak Arie, Sambutan dari pihak Icha, Perkenalan keluarga kedua belah pihak, Tuker Cincin daaaan Makan!!! Fiuhhh akhirnya hehe
Lega karena tahap selanjutnya dari perjalanan Icha sudah terlewati dengan baik, semoga tidak akan ada rintangan yang berarti untuk kedepannya, Amiiin..
-Minggu, 17 Juli 2011-
Pagi itu salah satu rumah di bilangan Duren Vila, Ciledug terlihat ramai..jiahh bahasanya lebay sangat..wkwkwk
Ok, let's start..
My sister gonna be proposed today.. Sedikit flashback.. Icha 'n Arie kenal sekitar 4 Tahun lalu (kalau gak salah, hehe..). Hubungan terjalin saat mereka sama-sama kuliah di Bandung. Arie kuliah S2 Teknik Goefisika ITB, dan Icha S1 di Fisip Unpad. Hubungan pun terus berlanjut sampai Arie lulus, Icha Lulus, Arie kerja, Icha kerja ^_^
Sampai akhirnya datang juga waktu yang ditunggu-tunggu. Arie bersama keluarga besarnya datang melamar Icha. Banyak keluarga kami yang hadir saat itu, yang akan aku sebutkan satu persatu (tanpa titel tentunya) hehe. Ada Papa, Ibu, Teteh, K'Latif, A'a, Ninil, A'Yadi, Aku, Didi, Vey, Nisa, Sary, Aya, Syifa, Syauqi, nah semua ini hanya keluarga inti. Keluarga besarnya terlalu besar untuk disebutkan satu per satu. Acara berlangsung lancar, yang dimulai dari Pembukaan, Pembacaan do'a, Sambutan dari pihak Arie, Sambutan dari pihak Icha, Perkenalan keluarga kedua belah pihak, Tuker Cincin daaaan Makan!!! Fiuhhh akhirnya hehe
Lega karena tahap selanjutnya dari perjalanan Icha sudah terlewati dengan baik, semoga tidak akan ada rintangan yang berarti untuk kedepannya, Amiiin..
Cilegon Trip..
Today, I'll spent a night in Cilegon, hmm never been there before..
-13 Juli 2011-
Nyampe kantor jam 7 pagi..walah2 kepagian cuy ^_^, trus nggosip sebentar, lanjut ngerjain ini itu, ampe tiba waktunya makan siang. Ngebut makan siang dengan 'menu favorit' ditemani Galuh en Diah yang terheran2 ngeliat 'cewek-cantik-makan-tanpa-jeda' wkwkwk, maklum kejar setoran.
It's time to go. Tarik maaang!.. Berangkat jam stengah 1 siang, nyampe Cilegon jam 3, trus cek ruangan, n meluncur menuju hotel. Check in to Sukma Hotel, hmm..let's skip about the Hotel hahaha..
After Maghrib, meluncur ke TKP alias Resto Sari Kuring Indah yang gak jauh dari hotel. Makanan and tempatnya Maknyuuss.. Trus langsung balik ke hotel dan tertidur dengan sukses.
-14 Juli 2011-
Breakfast at 7am (padahal biasanya gak pernah sarapan), trus meluncur ke tempat acara. Kesekian kalinya lihat Pak Irhan presentasi about CDM, santai dan mudah di'cerna'. Jam 11 meluncur kembali ke kantor, nyampe jam 2 siang fiuuuuh, hari yang melelahkan..
Waiting for the next trip..
-13 Juli 2011-
Nyampe kantor jam 7 pagi..walah2 kepagian cuy ^_^, trus nggosip sebentar, lanjut ngerjain ini itu, ampe tiba waktunya makan siang. Ngebut makan siang dengan 'menu favorit' ditemani Galuh en Diah yang terheran2 ngeliat 'cewek-cantik-makan-tanpa-jeda' wkwkwk, maklum kejar setoran.
It's time to go. Tarik maaang!.. Berangkat jam stengah 1 siang, nyampe Cilegon jam 3, trus cek ruangan, n meluncur menuju hotel. Check in to Sukma Hotel, hmm..let's skip about the Hotel hahaha..
After Maghrib, meluncur ke TKP alias Resto Sari Kuring Indah yang gak jauh dari hotel. Makanan and tempatnya Maknyuuss.. Trus langsung balik ke hotel dan tertidur dengan sukses.
-14 Juli 2011-
Breakfast at 7am (padahal biasanya gak pernah sarapan), trus meluncur ke tempat acara. Kesekian kalinya lihat Pak Irhan presentasi about CDM, santai dan mudah di'cerna'. Jam 11 meluncur kembali ke kantor, nyampe jam 2 siang fiuuuuh, hari yang melelahkan..
Waiting for the next trip..
Jumat, 08 Juli 2011
My Friend's Wedding Day
3 Juli 2011
Today, one of my best friend is celebrating her wedding day
Yippie turut bahagia...Alhamdulillah bisa ada di hari bahagianya
meski penuh perjuangan hehe lebayyy.
-Day One-
Berangkat naik Kereta Bima Tanggal 2 Juli 2011 Jam 5 Sore. Nyampe sana jam 1 malam, untungnya dijemput sama Novi and her husband di Stasiun Tugu. Trus bermalam di rumah mbah mertua-bulenya-suaminya Novi (ribet dah!).
-Day Two-
Bangun pagi dan sarapan gudeg (katanya gak afdol kalo ke Jogja gak makan Gudeg). Jam 10 Pagi dijemput Pak Bhakti (yang rela mengangkut kami dan meninggalkan keluarganya hiks3, maaf ya Bu Dini, Vito, Vika n Vina :p) trus langsung meluncur ke Purworejo. Acara dah mulai waktu kita sampe, n Diah cantik banget pake kebaya hehe. Seperti biasa, Novi pun nyumbang lagu di acara itu, awalnya satu alunan lagu Ayat-ayat Cinta dari Rossa (meskipun kurang hapal tapi lanjut terus Gan!!), eh gak puas ama lagu pertama, akhirnya nambah 1 lagu lagi, abis lagu kedua langsung disuruh turun ama penonton (wkwkwk kalo yg ini mengada2). Beres acara, langsung menuju Hotel Sriwedari, mandi, sholat trus meluncurrr ke Malioboro!! Kata orang, kalo ke Jogja harus ke Malioboro (Seperti kalo ke Mekkah harus ke Madinah..Imron-red) ^_^
Di Malioboro waktu berasa cepeeet banget, udah 2 jam tp masih belom puas wkwkwk tapi apa daya, tokonya dah pada tutup. Akhirnya makan di lesehan, dan lagi2 menunya "Gudeg". Nyampe hotel jam 11 malem n langsung tepar
-Day 3-
After breakfast at hotel, meluncurr ke Klaten, ketemu 'temennya' pak Bhakti (yang ini di skip aja hehe), trus nengokin Septi yg belum lama ini kecelakaan di jalan menuju Sukabumi, hhh.. sedih banget, mudah2an cepet sembuh and bisa ngumpul bareng lagi di Jakarta. It's time to.. Perjalanan Pulang!! Makan siang di Ambar Ketawang (Thank God! Not Gudeg again haha). 'Supirnya' Pembalap!! hwakakak. Alhamdulillah Jam 4 Subuh nyampe Bekasi. Fiuuuh Exhausted but Fun.
Thanq u for giving a nice trip
Today, one of my best friend is celebrating her wedding day
Yippie turut bahagia...Alhamdulillah bisa ada di hari bahagianya
meski penuh perjuangan hehe lebayyy.
-Day One-
Berangkat naik Kereta Bima Tanggal 2 Juli 2011 Jam 5 Sore. Nyampe sana jam 1 malam, untungnya dijemput sama Novi and her husband di Stasiun Tugu. Trus bermalam di rumah mbah mertua-bulenya-suaminya Novi (ribet dah!).
-Day Two-
Bangun pagi dan sarapan gudeg (katanya gak afdol kalo ke Jogja gak makan Gudeg). Jam 10 Pagi dijemput Pak Bhakti (yang rela mengangkut kami dan meninggalkan keluarganya hiks3, maaf ya Bu Dini, Vito, Vika n Vina :p) trus langsung meluncur ke Purworejo. Acara dah mulai waktu kita sampe, n Diah cantik banget pake kebaya hehe. Seperti biasa, Novi pun nyumbang lagu di acara itu, awalnya satu alunan lagu Ayat-ayat Cinta dari Rossa (meskipun kurang hapal tapi lanjut terus Gan!!), eh gak puas ama lagu pertama, akhirnya nambah 1 lagu lagi, abis lagu kedua langsung disuruh turun ama penonton (wkwkwk kalo yg ini mengada2). Beres acara, langsung menuju Hotel Sriwedari, mandi, sholat trus meluncurrr ke Malioboro!! Kata orang, kalo ke Jogja harus ke Malioboro (Seperti kalo ke Mekkah harus ke Madinah..Imron-red) ^_^
Di Malioboro waktu berasa cepeeet banget, udah 2 jam tp masih belom puas wkwkwk tapi apa daya, tokonya dah pada tutup. Akhirnya makan di lesehan, dan lagi2 menunya "Gudeg". Nyampe hotel jam 11 malem n langsung tepar
-Day 3-
After breakfast at hotel, meluncurr ke Klaten, ketemu 'temennya' pak Bhakti (yang ini di skip aja hehe), trus nengokin Septi yg belum lama ini kecelakaan di jalan menuju Sukabumi, hhh.. sedih banget, mudah2an cepet sembuh and bisa ngumpul bareng lagi di Jakarta. It's time to.. Perjalanan Pulang!! Makan siang di Ambar Ketawang (Thank God! Not Gudeg again haha). 'Supirnya' Pembalap!! hwakakak. Alhamdulillah Jam 4 Subuh nyampe Bekasi. Fiuuuh Exhausted but Fun.
Thanq u for giving a nice trip
Selasa, 24 Mei 2011
Somewhere only we know...
I walked across, an empty land
I knew the pathway like the back of my hand
I felt the earth, beneath my feet
Sat by the river and it made me complete
Oh, simple thing, where have you gone?
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when, you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin.
I came across, a fallen elm tree,
I felt the branches; are they looking at me?
Is this the place, we used to love?
Is this the place that I've been dreaming of?
Oh, simple thing, where have you gone?
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when, you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin
So if you have a minute why don't we go
Talk about it somewhere only we know?
This could be the end of everything
So why don't we go, somewhere only we know
Somewhere only we know.
I knew the pathway like the back of my hand
I felt the earth, beneath my feet
Sat by the river and it made me complete
Oh, simple thing, where have you gone?
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when, you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin.
I came across, a fallen elm tree,
I felt the branches; are they looking at me?
Is this the place, we used to love?
Is this the place that I've been dreaming of?
Oh, simple thing, where have you gone?
I'm getting old and I need something to rely on
So tell me when, you're gonna let me in
I'm getting tired and I need somewhere to begin
So if you have a minute why don't we go
Talk about it somewhere only we know?
This could be the end of everything
So why don't we go, somewhere only we know
Somewhere only we know.
Sabtu, 23 April 2011
Just can't sleep.. Flash back to the day before, make me wanna scream out loud! Salah satu sifat yg paling kubenci adalah munafik.. Someone told me that 'lebih parah orang yg berwajah baik tapi hatinya jahat daripada orang jahat yang menunjukkan kejahatannya' I admit that.. Here's the problem, how if that mean person is someone close to us? Our best friend, family? Hhh.. Sometimes i want to compliment.. Wanna tell them that u are wrong! U made a mistake! But how can I be so weak to say that? Dear Allah, please give me some clue to do it..
Selasa, 19 April 2011
Run for your Life...
Counting the days.. not more than 4 days left, actually.. I wrote this by tears, my melancholic side take a part..
Can't imagine, how home would be without you.. Satu bagian diriku bersorak untuk hal itu. I really support it for your career, your next life. But my other side, eventually sad and worried. Bukan mengkhawatirkan keadaanmu disana, hehehe no offense, but i'm sure that you will be more than okay there.
Dan tentang 'pesan2' untuk kami, hehehe, insyaAllah I will remember and do that, for sure.. Gonna miss you entirely, kangen obrolan dikala senja (jiahhh), julukan 'annoying sister dot com', adu argumen (dimana loe slalu menang) wkwkwk, the way you laugh, the way you talk also the way you ask balloon for my baby boy with that 'jutek' face hwakakakakak
But Jakarta and Singapore have a same sky, right?.. Don't forget to spend some time for chat, email, and share some photo.. Go for it Sist', yang penting, jangan lupa oleh2 kalo loe balik..hahaha kidding. Yang penting, loe sehat selalu disana, get home a right men to be my brother hahaha.
Last but not least, don't forget to back home.. Don't be permanent, please.. hehe
See u sist'..gonna miss you and love you always..
Can't imagine, how home would be without you.. Satu bagian diriku bersorak untuk hal itu. I really support it for your career, your next life. But my other side, eventually sad and worried. Bukan mengkhawatirkan keadaanmu disana, hehehe no offense, but i'm sure that you will be more than okay there.
Dan tentang 'pesan2' untuk kami, hehehe, insyaAllah I will remember and do that, for sure.. Gonna miss you entirely, kangen obrolan dikala senja (jiahhh), julukan 'annoying sister dot com', adu argumen (dimana loe slalu menang) wkwkwk, the way you laugh, the way you talk also the way you ask balloon for my baby boy with that 'jutek' face hwakakakakak
But Jakarta and Singapore have a same sky, right?.. Don't forget to spend some time for chat, email, and share some photo.. Go for it Sist', yang penting, jangan lupa oleh2 kalo loe balik..hahaha kidding. Yang penting, loe sehat selalu disana, get home a right men to be my brother hahaha.
Last but not least, don't forget to back home.. Don't be permanent, please.. hehe
See u sist'..gonna miss you and love you always..
Do and Don't..
Nowadays, many peoples living in poverty. What have I gotta do with that?.. Katanya, fakir miskin dan anak terlantar dipelihara oleh negara, hmm.. Really?..
Saat melintasi jembatan penyebrangan di salah satu jalan protokol di Jakarta, ada seorang ibu duduk dengan anak laki-lakinya yang berusia sekitar 2 tahun. Banyak orang yang memberi makanan, uang, namun tidak kalah banyaknya orang yang acuh dan berlalu begitu saja. Sekilas teringat tulisan spanduk di daerah Pancoran, yang kurang lebih berisi 'jika memberi uang pada pengemis, sama saja memperburuk keadaan mereka', tulisan itu juga secara implisit berbunyi 'Stop memberi pengemis'. Lalu bagaimana? Apakah pembuat tulisan itu benar-benar memikirkan nasib mereka?
Katanya, seringkali ada penertiban umum, dengan cara 'mengangkut' para pengemis di jalan. Lalu mereka dibawa ke panti sosial untuk dibina agar menjadi individu yang lebih bermanfaat. Tapi kenapa ya, banyak dari meraka yang justru kabur dari sana?.. Apakah memang mereka tidak ingin 'menjadi individu yang lebih bermanfaat' atau memang Panti Sosial itu 'membina' mereka dengan cara yang tidak sehat?.. Hmm, have no idea. Hanya mereka dan Tuhan yang tau.
Kalau pemerintah benar-benar menganjurkan masyarakat untuk tidak 'memberi uang' kepada pengemis, apakah masalahnya akan selesai? Meskipun, dengan masyarakat memberi uang pun permasalahan tidak akan selesai. Tapi, setidaknya mereka masih bisa makan untuk hari ini.
Kalau melihat dari sudut pandang berbeda, kita justru dianjurkan untuk menyisihkan sebagian harta kita, karena ada hak fakir miskin dan anak yatim disana. How about that?.. Pada akhirnya, semua kembali ke hati nurani kita masing-masing, sudut pandang masing-masing, just do whatever you wanna do..
Saat melintasi jembatan penyebrangan di salah satu jalan protokol di Jakarta, ada seorang ibu duduk dengan anak laki-lakinya yang berusia sekitar 2 tahun. Banyak orang yang memberi makanan, uang, namun tidak kalah banyaknya orang yang acuh dan berlalu begitu saja. Sekilas teringat tulisan spanduk di daerah Pancoran, yang kurang lebih berisi 'jika memberi uang pada pengemis, sama saja memperburuk keadaan mereka', tulisan itu juga secara implisit berbunyi 'Stop memberi pengemis'. Lalu bagaimana? Apakah pembuat tulisan itu benar-benar memikirkan nasib mereka?
Katanya, seringkali ada penertiban umum, dengan cara 'mengangkut' para pengemis di jalan. Lalu mereka dibawa ke panti sosial untuk dibina agar menjadi individu yang lebih bermanfaat. Tapi kenapa ya, banyak dari meraka yang justru kabur dari sana?.. Apakah memang mereka tidak ingin 'menjadi individu yang lebih bermanfaat' atau memang Panti Sosial itu 'membina' mereka dengan cara yang tidak sehat?.. Hmm, have no idea. Hanya mereka dan Tuhan yang tau.
Kalau pemerintah benar-benar menganjurkan masyarakat untuk tidak 'memberi uang' kepada pengemis, apakah masalahnya akan selesai? Meskipun, dengan masyarakat memberi uang pun permasalahan tidak akan selesai. Tapi, setidaknya mereka masih bisa makan untuk hari ini.
Kalau melihat dari sudut pandang berbeda, kita justru dianjurkan untuk menyisihkan sebagian harta kita, karena ada hak fakir miskin dan anak yatim disana. How about that?.. Pada akhirnya, semua kembali ke hati nurani kita masing-masing, sudut pandang masing-masing, just do whatever you wanna do..
Rabu, 13 April 2011
Perempuan..
Perempuan..membawa kekuatan yg lebih dr pria bayangkan. Bisa lemah di luar, tp kuat di dalam. Bisa tegar tanpa perlu suara menggelegar. Bisa lembut sementara hatinya kalut..
Kamis, 31 Maret 2011
Greatest Love Of All
I believe the children are our are future
Teach them well and let them lead the way
Show them all the beauty they possess inside
Give them a sense of pride to make it easier
Let the children's laughter remind us how we used to be
Everybody searching for a hero
People need someone to look up to
I never found anyone to fulfill my needs
A lonely place to be
So I learned to depend on me
[Chorus:]
I decided long ago, never to walk in anyone's shadows
If I fail, if I succeed
At least I live as I believe
No matter what they take from me
They can't take away my dignity
Because the greatest love of all
Is happening to me
I found the greatest love of all
Inside of me
The greatest love of all
Is easy to achieve
Learning to love yourself
It is the greatest love of all
I believe the children are our future
Teach them well and let them lead the way
Show them all the beauty they possess inside
Give them a sense of pride to make it easier
Let the children's laughter remind us how we used to be
[Chorus]
And if by chance, that special place
That you've been dreaming of
Leads you to a lonely place
Find your strength in love
"Greatest song of all"
Selasa, 22 Maret 2011
Si Penghijau
(Dari seorang Sahabat..)
Teh dalam cangkir keramik dihabiskannya pagi itu. Serpihan-serpihan teh terlihat menempel di bibirnya yang tipis. Teh tubruk yang dia minum. Bukan teh celup. Karena dia tak mau tubuhnya terkontaminasi chlorine pada kertas di teh celup. Dia pun tidak menggunakan tissue untuk membersihkan serpihan teh. Karena dia tidak ingin semakin banyak pohon yang ditebang. Dia memakai lap, yang bisa dia gunakan berulang kali.
Tak lama, setelah memakai sandal dan menggendong ransel kecilnya. Bergegas dia keluar dari rumahnya yang kecil dan asri menuju beranda di halaman depan. Diambilnya segayung air hujan sisa semalam yang tertampung pada tong besar. Dia siramkan air itu pada beberapa anakan tanaman yang tersusun rapih pada beberapa polybag berwarna hitam. Dia menanam pohon di rumahnya! Dia tumbuhkan sendiri anakan tanaman itu dari biji pohon besar yang berjatuhan di halaman rumahnya. Beberapa pohon Pinus yang tampak besar menghiasi halaman rumahnya, adalah hasil usaha dia yang telah dilakukanya sejak lama.
Setelah ritual pagi itu selesai, dia begegas keluar. Langkahnya terhenti oleh sisa kemasan plastik dan kertas yang tercecer. Dipungutnya sampah itu dan dipindahkannya ke tong-tong sampah yang tersimpan dekat pintu. Ada tiga tong. Dia masukkan sampah kertas ke tong berwarna putih, plastik ke tong berwarna merah. Satu tong lagi berwarna hijau, terisi oleh daun-daunan dan sampah organik rumah tangga. Sampah organik ini biasa dia olah bersama orang-orang di rumahnya untuk kemudian dijadikan pupuk kompos buat kebutuhan nutrisi tanaman yang dia tanam sendiri. Sampah kertas dan plastik, dia kumpulkan dan dia jual atau berikan kepada para pemulung. Sebuah siklus yang menguntungkan.
Dewi, itulah nama yang biasa disapa orang-orang bagi perempuan manis berambut panjang ini. Penampilannya sederhana dan enerjik. Hobinya jalan kaki dan membaca. Saat itu kemudian Dewi melanjutkan aktifitasnya. Pergi ke LIPI di Jl. Sangkuriang, tempat dia melangsungkan penelitiannnya untuk keperluan skripsinya. Tanaman Jarak Pagar yang dia teliti. Tanaman yang minyak dari ekstrak bijinya bisa menjadi pengganti bahan bakar fosil. Minyak ini ramah lingkungan, karena dengan kandungan emisi gas buang yang rendah. Harapannya lewat penelitian yang dia lakukan, kelak masyarakat akan beralih menggunakan bahan bakar hayati non emisi ini. Ketakutan akan habisnya minyak dunia pun akan terpecahkan. Dan yang paling penting, tercipta lingkungan yang lebih sehat.
Dia pergi berkendaraan umum untuk jarak yang jauh. Jika dekat, dia lebih senang berjalan kaki. Dewi tidak mau berkontribusi lebih banyak terhadap bertambahnya polusi udara. Dia tidak mau udara bebas semakin dipenuhi oleh CO2 yang akan membuat semakin menipisnya lapisan ozon. Pemanasan global pun akan semakin mungkin terjadi. Pun, dia tidak rela semakin banyak anak-anak menghirup Timbal (Pb) yang dapat mengakibatkan menurunnya IQ mereka. Atau kemandulan pada wanita dewasa.
Di persimpangan jalan, Dewi datangi sebuah warung kecil membeli sedikit cemilan untuk teman aktifitasnya hari itu. Saat apa yang ia pesan hendak diberikan oleh si penjaga warung, Dewi berisyarat agar makanan itu tidak dimasukkan ke kantung plastik. Dia membawa kantung sendiri. Berwarna putih terbuat dari sisa karung terigu. Air minum pun dia bawa sendiri dari rumah. Dia berusaha untuk tidak menghasilkan limbah dari botol-botol atau kemasan plastik. Dia seorang konsumen hijau.
Walaupun tampak sepele, tapi apa yang semua Dewi lakukan dalam kehidupan sehari-hari, dari hal-hal kecil, dia telah berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang lebih baik. Dia telah berperan untuk menciptakan bumi sebagai tempat yang lebih nyaman untuk ditinggali, sesuai apa yang sangat cita-citakan. Dia bukan tipe orang yang hanya pintar berkoar-koar dan beretorika tentang selamatkan lingkungan, selamatkan lingkungan., Tapi dia membuktikannya lewat sebuah aksi nyata, lewat tindakan dia. Dewi telah mengalahkan egonya sendiri.
Teh dalam cangkir keramik dihabiskannya pagi itu. Serpihan-serpihan teh terlihat menempel di bibirnya yang tipis. Teh tubruk yang dia minum. Bukan teh celup. Karena dia tak mau tubuhnya terkontaminasi chlorine pada kertas di teh celup. Dia pun tidak menggunakan tissue untuk membersihkan serpihan teh. Karena dia tidak ingin semakin banyak pohon yang ditebang. Dia memakai lap, yang bisa dia gunakan berulang kali.
Tak lama, setelah memakai sandal dan menggendong ransel kecilnya. Bergegas dia keluar dari rumahnya yang kecil dan asri menuju beranda di halaman depan. Diambilnya segayung air hujan sisa semalam yang tertampung pada tong besar. Dia siramkan air itu pada beberapa anakan tanaman yang tersusun rapih pada beberapa polybag berwarna hitam. Dia menanam pohon di rumahnya! Dia tumbuhkan sendiri anakan tanaman itu dari biji pohon besar yang berjatuhan di halaman rumahnya. Beberapa pohon Pinus yang tampak besar menghiasi halaman rumahnya, adalah hasil usaha dia yang telah dilakukanya sejak lama.
Setelah ritual pagi itu selesai, dia begegas keluar. Langkahnya terhenti oleh sisa kemasan plastik dan kertas yang tercecer. Dipungutnya sampah itu dan dipindahkannya ke tong-tong sampah yang tersimpan dekat pintu. Ada tiga tong. Dia masukkan sampah kertas ke tong berwarna putih, plastik ke tong berwarna merah. Satu tong lagi berwarna hijau, terisi oleh daun-daunan dan sampah organik rumah tangga. Sampah organik ini biasa dia olah bersama orang-orang di rumahnya untuk kemudian dijadikan pupuk kompos buat kebutuhan nutrisi tanaman yang dia tanam sendiri. Sampah kertas dan plastik, dia kumpulkan dan dia jual atau berikan kepada para pemulung. Sebuah siklus yang menguntungkan.
Dewi, itulah nama yang biasa disapa orang-orang bagi perempuan manis berambut panjang ini. Penampilannya sederhana dan enerjik. Hobinya jalan kaki dan membaca. Saat itu kemudian Dewi melanjutkan aktifitasnya. Pergi ke LIPI di Jl. Sangkuriang, tempat dia melangsungkan penelitiannnya untuk keperluan skripsinya. Tanaman Jarak Pagar yang dia teliti. Tanaman yang minyak dari ekstrak bijinya bisa menjadi pengganti bahan bakar fosil. Minyak ini ramah lingkungan, karena dengan kandungan emisi gas buang yang rendah. Harapannya lewat penelitian yang dia lakukan, kelak masyarakat akan beralih menggunakan bahan bakar hayati non emisi ini. Ketakutan akan habisnya minyak dunia pun akan terpecahkan. Dan yang paling penting, tercipta lingkungan yang lebih sehat.
Dia pergi berkendaraan umum untuk jarak yang jauh. Jika dekat, dia lebih senang berjalan kaki. Dewi tidak mau berkontribusi lebih banyak terhadap bertambahnya polusi udara. Dia tidak mau udara bebas semakin dipenuhi oleh CO2 yang akan membuat semakin menipisnya lapisan ozon. Pemanasan global pun akan semakin mungkin terjadi. Pun, dia tidak rela semakin banyak anak-anak menghirup Timbal (Pb) yang dapat mengakibatkan menurunnya IQ mereka. Atau kemandulan pada wanita dewasa.
Di persimpangan jalan, Dewi datangi sebuah warung kecil membeli sedikit cemilan untuk teman aktifitasnya hari itu. Saat apa yang ia pesan hendak diberikan oleh si penjaga warung, Dewi berisyarat agar makanan itu tidak dimasukkan ke kantung plastik. Dia membawa kantung sendiri. Berwarna putih terbuat dari sisa karung terigu. Air minum pun dia bawa sendiri dari rumah. Dia berusaha untuk tidak menghasilkan limbah dari botol-botol atau kemasan plastik. Dia seorang konsumen hijau.
Walaupun tampak sepele, tapi apa yang semua Dewi lakukan dalam kehidupan sehari-hari, dari hal-hal kecil, dia telah berkontribusi terhadap terciptanya lingkungan yang lebih baik. Dia telah berperan untuk menciptakan bumi sebagai tempat yang lebih nyaman untuk ditinggali, sesuai apa yang sangat cita-citakan. Dia bukan tipe orang yang hanya pintar berkoar-koar dan beretorika tentang selamatkan lingkungan, selamatkan lingkungan., Tapi dia membuktikannya lewat sebuah aksi nyata, lewat tindakan dia. Dewi telah mengalahkan egonya sendiri.
Sabtu, 19 Maret 2011
My Baby Boy


Having a baby boy..is the most wonderful moment in my whole life..
Melihat ia menangis, tersenyum, mulai membuka mata, membalikkan badan, merangkak, tumbuh gigi, titah, berjalan, bahkan sekarang berlari. Semua merupakan tahapan yang sangat indah. Terima kasih ya Allah, telah menitipkan ia dalam hidupku..
Langganan:
Komentar (Atom)



